SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat, meyakini Program Elektronik Warung Gotong Royong (E-Warong), bisa menekan angka warga miskin di Sukabumi yang kini mencapai 24.200 jiwa.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sukabumi, Rudi Djuansyah, Selasa (1/11/2016) mengatakan, “Jumlah warga miskin di Kota Sukabumi trennya setiap tahun selalu menurun karena banyaknya program bantuan dari pemerintah. Satu di antaranya E-Warong,” katanya.
“Penerima manfaatnya ialah yang tercatat sebagai penerima bantuan PKH (Program Keluarga Harapan),” terangnya, dilansir metrotvnews.
Program ini juga dinilai lebih efektif, karena setiap penerima program E-Warong akan mendapatkan identitas seperti kartu ATM dengan nominal deposit yang sudah ditentukan. Kartu itu nantinya digunakan warga untuk berbelanja kebutuhan di E-Warong. “Mereka (warga penerima program) tinggal menggesek kartu itu setelah berbelanja,” ucap Rudi.
Tahun depan, Kota Sukabumi merupakan satu di antara 43 kota lainnya di Indonesia yang dipercaya pemerintah pusat meluncurkan program bantuan pangan nontunai. Sejak digelar rapat koordinasi di Bogor beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Sukabumi mulai gencar menyiapkan berbagai tahapan yang mesti ditempuh.





