Pemprov Jakarta Segera Tangani 4.000 Penderita Gangguan Jiwa

ilustrasi

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan jika angka penderita orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Ibu Kota mencapai 4.000 orang.

Melalui sistem pelayanan door to door, 4.000 orang mengalami gangguan jiwa telah teridentifikasi sejauh ini dan Pemprov Jakarta segera menindaklanjutinya.

Pihaknya terpaksa melakukan door to door lantaran dampak ODGJ yang bisa dibilang cukup fatal, misalnya dengan menjalankan aksi kekerasan dan hal buruk lain.

Sanddiaga mengaku belum lama ini bertemu dnegan Profesor Bairen dari Harvard Medical School, Boston, Amerika Serikat. Profesor itu menyampaikan perlunya penanganan gangguan jiwa yang diinisiasi Pemprov.

“Diperlukan karena urgensinya tinggi yaitu Jakarta Institute for Mental Health (JIMH) yang akan kita gagas,” imbuhnya.

Untuk menindaklanjuti fenomena ODGJ dengan lebih konkret, Pemprov bakal berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Ada gagasan kerja sama yang tengah dirancang guna menanggulangi hal itu.

 

Advertisement