SEMARANG – Pemudik yang melintas di jalur fungsional jalan tol Solo-Yogyakarta diminta hati-hati karena jalurnya masih sementara dan belum beres total.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pemanfaatan ruas jalan tol itu akan membantu mengurai kemacetan saat arus mudik Lebaran mendatang. Dia juga memperhatikan pintu keluar jalur fungsional yang nantinya melewati jalan desa.
Usai mendengarkan keterangan dari pengelola, Ganjar kemudian menjajal jalur tol yang akan digunakan pemudik, menggunakan mobil pribadi. Berdasarkan pantauan di lapangan, dari enam kilometer jalur yang akan digunakan untuk mudik, belum semuanya dicor rigid.
Ada bagian jalur yang masih dilapisi beton biasa, bahkan ada juga yang masih tanah. Ia mengecek secara detail kondisi jalan itu dan melihat belum ada pembatas jalan sehingga cukup membahayakan bagi pengguna jalan.
“Tadi dari pengelola mau pasang rambu-rambu sementara. Tolo-tolo namanya, pakai bambu dicor kemudian dipasang tali. Saya minta agar itu benar-benar diperhatikan agar perjalanan pemudik bisa lancar,” katanya.
Rencananya, jalan tol Solo-Yogyakarta Seksi 1 Kartasura-Purwomartani akan dijadikan jalur fungsional mudik Lebaran tahun ini.
Sepanjang enam km jalur itu akan difungsikan secara gratis mulai H-7 hingga H+7 Lebaran pada pukul 07.00-17.00 WIB, setiap hari. Dari enam km itu, sepanjang 3,5 km sudah beton rigid, sedangkan 2,5 km baru beton LC.





