Pencarian 11 Penambang Emas Korban Longsor Dihentikan

Ilustrasi/ vivanews

JAMBI – Setelah dua minggu upaya proses evakuasi sebelas penambang emas liar di Kecamatan Simpang parit Kabupaten Merangin Jambi dilakukan dan tidak membuahkan hasil, akhirnya pencarian dihentikan.

“Karena itu kami mohon keluarga memahami dan menerima kondisi ini,” kata Camat Simpang Parit Sulaiman, Senin (7/11/2016).

Beragam upaya untuk mencari keberadaan mereka yang terjebak longsor tetap tak membuahkan hasil, mulai dari penggalian timbunan longsor di dalam lubang yang sudah mencapai 25 meter, menggali lubang baru dengan alat berat hingga ke pembendungan Sungai Batang Merangin untuk mencegah luapan air masuk ke dalam lubang tetap tak berhasil.

“Sore ini kami akan temui seluruh keluarga korban untuk menyampaikan hasil pencarian tim,” kata Sulaiman, dikutip dari viva.co.id.

Tertimbunnya sebelas penambang emas liar di Kabupaten Merangin Jambi ini terjadi pada Senin, 24 Oktober 2016. Diduga para penambang emas tradisional ini mengabaikan kondisi cuaca yang sedang buruk saat itu.

Akibatnya, ketika Sungai Batang Merangin meluap, membuat material longsor dan lumpur menimbun lubang sedalam 40 meter tersebut. Para penambang yang masih berada di dalam lubang pun akhirnya terjebak.

Advertisement