Pencarian 5 Jurnalis Dihentikan, Basarnas Siap Buka Operasi Jika Ada Petunjuk

Basarnas mengerahkan sejumlah kapal dan sebuah helikopter untuk memperluas pencarian lima wartawan, masing-masing sat awak dan nakhoda perahu motor dan seorang pemandu yang hilang kontak sejak Senin lalu (7/9) di Selat Sunda. (foto: RM.id)

JAKARTA, KBKNEWS.id – Operasi pencarian lima jurnalis dan sejumlah awak kapal yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dihentikan oleh Tim SAR gabungan pada Kamis (17/9/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten Amrad mengatakan, penghentian dilakukan setelah operasi SAR diperpanjang selama tiga hari.

“Setelah tambahan 3 hari, Operasi SAR Gabungan pencarian para jurnalis hilang di Selat Sunda dihentikan,” kata Amrad dalam jumpa pers, Kamis (17/9/2026).

Meski operasi dihentikan, Amrad menegaskan pencarian tidak ditutup secara permanen. Tim SAR akan kembali melakukan operasi apabila ditemukan petunjuk atau tanda-tanda keberadaan para korban.

“Namun pencarian bukan disetop total karena apabila ada petunjuk atau tanda-tanda keberadaan mereka yang hilang, operasi akan dibuka kembali,” ujarnya.

Adapun orang yang hilang kontak dalam kapal tersebut yakni Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK), Heriyanto (49) selaku guide, serta lima jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka, Yudistiro Pranoto dari iNews, Anadolu Firdaus Wajidi dari Anadolu, dan Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here