Pencarian Helikopter Bell TNI AD Masih Berlangsung

Ilustrasi/ is

Tarakan-Helikopter jenis Bell 412 EP milik TNI Angkatan Darat yang hilang kontak sejak Kamis (24/11) kemarin pukul 10.57 WITA sampai Jumat (25/11) belum diketemukan.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Wuryanto mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan pencarian dan penyelamatan awak helikopter.

“Pencarian JumatĀ  ini menggunakan empat pesawat dari Pelita Air, Susi Air, Basarnas dan Angkatan Udara, ” ujarnya diberitakan Elshinta, Jumat (25/11)

Sampai kini pencarian dilakukan baik lewat darat maupun udara oleh tim SAR dibantu oleh pesawat dari Pelita Air, Susi Air, kemudian dari Heli Basarnas dan pesawat milik Angkatan Udara.

Wuryanto menjelaskan, tim fokus mencari di lokasi lokasi terakhir helikopter tersebut melakukan komunikasi ke Tower Malinau. Helikopter Bell yang dikendalikan kapten pilot Lettu Cpn Yohanes Syahputra itu juga sempat berkomunikasi dengan pilot Susi Air dan Pilot Pelita Air.

“Itu berdasarkan data yang terpantau di radar Tarakan. Posisi terakhir komunikasi dengan Tower Malinau pada 11.29 WITA dengan posisi 8 nauticamiles dari Tower Malinau. Kemudian, komunikasi dengan pilot Susi Air dan Pelita Air. Dari tempat-tempat itu yang akan diutamakan atau fokus pencarian,” jelasnya.

Wuryanto menambahkan, heli tersebut berisi lima personel TNI, dipiloti oleh Yohanes Syahputera.

“Mereka adalah Lettu Cpn Abdi (penerbang), Lettu Cpn Ginas (penerbang), Sertu Bayu Sadeli (mekanik), dan Praka Suyanto (mekanik),” tambahnya.

Seperti diketahui, Sebuah helikopter milik TNI AD dikabarkan lost contact, saat terbang dari Bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara menuju Long Bawan, Kamis (24/11).

Heli bell 412 EP milik TNI AD ini sedang dalam misi membawa logistik untuk petugas TNI yang melakukan penjagaan di perbatasan negara.

Advertisement