PALU – Tim dari SAR gabungan menghentikan proses pencarian korban KM Lintas Timur yang tenggelam, dan sebanyak 16 korban dari kru kapal yang belum ditemukan.
Kepala Kantor Basarnas Palu, Basrano mengatakan operasi SAR sudah ddihentikan Senin (10/6/2019) setelah berkoordinasi dengan pihak TNI dan Polri.
Meski begitu, kata dia, Basarnas tetap melanjutkan pemantauan. Hal ini untuk mengantisipasi bila sewaktu-waktu ada informasi tambahan terkait korban KM Lintas Timur. Nantinya operasi bisa dibuka kembali.
Operasi SAR hari ketujuh dibagi dalam dua unit pencari. Namun hingga Senin sore belum membuahkan hasil. Sementara itu total korban yang ditemukan dua orang, salah satunya dalam keadaan selamat.
“Apapun informasi tambahan nantinya, operasi SAR dapat kami buka kembali,” ujarnya, dikutip iNews.
Sementara itu Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai menginvestigasi kecelakaan pelayaran tersebut. Dua orang investigator kini tengah mencari informasi terkait tenggelamnya kapal tersebut.





