Dua PRT Lompat dari Lantai 4 di Benhil, Polisi Dalami Dugaan Tekanan dari Majikan

JAKARTA, KBKNEWS.id  — Dua pekerja rumah tangga (PRT) nekat melompat dari lantai empat sebuah rumah kos di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026) malam.

Insiden tersebut menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya.
Korban meninggal berinisial D (18), sementara rekannya R (30) mengalami patah tangan dan masih menjalani perawatan intensif di RS Mintohardjo.

Polisi menduga aksi nekat itu dilakukan korban untuk melarikan diri dari tempat kerja mereka. Dugaan sementara, keduanya berada di bawah tekanan dari majikan.

“Dari keterangan awal, disebut majikannya ‘galak’. Tapi ini masih kami dalami, apakah sebatas verbal atau ada bentuk kekerasan lain,” kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra, Kamis (23/4).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 23.00 WIB dan pertama kali diketahui warga yang melihat kedua korban terjatuh. Warga kemudian memberikan pertolongan dan menghubungi ambulans.

Namun, nyawa D tidak tertolong. Sementara R yang selamat telah mulai memberikan keterangan awal meski masih dalam kondisi perawatan.
Polisi telah memeriksa pihak majikan, namun belum menyimpulkan adanya unsur penyekapan atau kekerasan.

“Masih kami periksa. Belum bisa disimpulkan,” ujar Roby, dikutip kompas.com.

Hingga kini, penyidik masih mendalami hubungan kerja antara korban dan majikan, termasuk kondisi yang melatarbelakangi aksi tragis tersebut.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here