Pencarian Lima Korban Longsor Nganjuk Diperpanjang Tiga Hari

Ilustrasi/ mediasulsel
NGANJUK – Pemerintah Kabupaten Nganjuk memutuskan untuk memperpanjang masa pencarian korban tertimbun tanah longsor di Desa Kepel, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur,  hingga Rabu (19/4/2017).
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Nganjuk Agus Irianto mengatakan pihaknya melakukan rapat koordinasi, dan untuk PPE (pencarian, penyelamatan dan evakuasi) untuk korban ada perpanjangan hingga tiga hari.
Seharusnya, sesuai dengan rencana, pencarian korban tertimbun tanah longsor itu selesai Minggu (16/4/2017).
“Perpanjangan itu juga atas persetujuan keluarga dan seluruh yang terlibat. Jadi, untuk relawan yang terlibat pun dimohon untuk bersedia tetap membantu secara sukarela,” katanya, dikutip Antara.
Hingga kini lima korban yang tertimbun tanah longsor tersebut belum ditemukan. Petugas masih berupaya melakukan pencarian korban. Selain melibatkan personel yang banyak, pencarian juga dimudahkan dengan sudah adanya alat berat yang ada di lokasi longsor. Dua unit alat berat sudah di lokasi kejadian, dan menyusul lagi empat unit.

Selama proses pencarian korban sebenarnya cuaca juga mendukung. Namun, alat berat memang tidak bisa langsung ke lokasi longsor, sebab terkendala medan yang sulit Jalan menuju ke lokasi naik turun. Selain itu, jalurnya juga sangat kecil, sehingga alat berat sulit masuk ke dalam lokasi longsor.

Tingkat kedalaman longsor bahkan mencapai 40 meter juga  membuat petugas pun harus berupaya keras mencari para korban. Dalam musibah itu, lima orang menjadi korban.
Advertisement