MAKEDONIA (KBK) – Polisi di Makedonia menembakkan gas air mata dan melemparkan granat kejut, menghadapi ribuan pengungsi Irak dan Suriah yang mencoba menembus kawat beduri yang dipasang tentara negara itu.
Pengungsi berusaha melintasi perbatasan guna menuju Eropa atau Yunani bagian tenggara.
Ketegangan terjadi sejak Senin, (29/2/2016), ribuan pengungsi tengah putus asa karena terjebak selama berhari-hari di perbatasan Yunani.
“Situasi ini sangat sibuk, orang-orang hanya ingin melintas dengan aman,” ungkap Vicky Markolefas, salah seorang petugas dari RS Dokter Tanpa Batas (MSF).
“Kami mengutuk kekerasan terhadap pengungsi yang tidak bersalah,” tambahnya.
Relawan Dokter tanpa batas merawat banyak pengungsi karena mengalami masalah pernapasan setelah mereka terkena gas air mata yang ditembakkan kepada mereka.





