SALT LAKE CITY (KBK) – Ratusan orang berunjuk rasa di Salt Lake City, di negara bagian Utah, Amerika Serikat (AS). Mereka memprotes penembakan dilakukan polisi yang menewaskan seorang pengungsi dari Somalia, Abdi Mohamed, 17 tahun.
Senin malam protes di Utah berlanjut, melalui pengeras suara mereka mendesak institusi kepolisian mengusut tuntas dan transparan penembakan yang dilakukan oleh oknum polisi itu.
Seperti dilaporkan Kantor Berita AP, Abdi Mohamed ditembak dua kali di bagian dada oleh polisi, Sabtu malam (28/2/2016).
Petugas mengatakan insiden itu terjadi di pusat kota Salt Lake City ketika Mohamed dan temannya tengah terlibat perkelahian dengan penduduk setempat.
Pengunjuk rasa terus berteriak dan memegang spanduk bertuliskan “Hentikan polisi pembunuh” .
Mereka juga mempertanyakan mengapa polisi harus menggunakan kekuatan mematikan untuk menghadapi remaja ?.
Seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (1/3/2016), pejabat polisi berjanji akan melakukan penyelidikan atas penembakan tersebut.
Abdi Mohamed dan keluarganya sudah berada di kota itu sejak 2004. Mereka melarikan diri Somalia karena perang saudara yang berkepanjangan.





