BANDUNG – Seorang penjaga ternak dari Kampung Gandok 1, RT.2/8, Kelurahan Bungursari, Kecamatan Bungursari, Opik (28 tahun) ditemukan tak bernyawa, Jumat (8/4/2016) sekitar pukul 6.30 WIB. Opik ditemukan mengambang di sebuah kolam ikan yang berada tak jauh dari rumahnya.
Salah seorang saksi Irwan (30 tahun) mengungkapkan, Opik ia temukan mengambang di dekat rumahnya. Pada saat itu, ia melihat ada mayat tertelungkup di kolam ikan persis di samping rumahnya.
“Pagi-pagi saya lihat ada seseorang mengambang. Saya kaget ternyata itu tetangga saya, dan segera minta tolong ke warga untuk mengangkat Opik,” tutur Irwan saat dijumpai di lokasi.
Irwan mengatakan, sekitar pukul 3.30 dini hari, ia sempat menjumpai Opik di area tersebut. Menurut dia, Opik baru saja berkumpul dengan teman-temannya dan mampir ke area kolam untuk buang air kecil.
“Dia pamit untuk buang air kecil, setelah itu saya tidak tahu lagi dia kemana, tahu-tahu sudah ditemukan mengambang,” ucap dia.
Kepala Kepolisian Sektor Indihiang Setiyana yang dijumpai di lokasi menuturkan, setelah mendapat laporan dari masyarakat, pihaknya langsung mendatangi rumah korban. Polisi pun langsung membawa jenazah Opik ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr.Soekohardjo untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Setiyana mengungkapkan, dugaan sementara Opik tewas karena terjatuh dari tebingan kolam setinggi kurang lebih tiga meter kemudian pingsan. Pihaknya pun tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Opik.
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Informasi keluarga, korban memang sebelumnya sudah sakit. Saat ditemukan juga sudah tenggelam,” kata Setiyana – Pikiran Rakyat





