JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan gempa Tuban dengan magnitudo 6,9 beberapa hari lalu memiliki getaran yang membuat guncangannya terasa di wilayah yang lebih jauh yakni selatan Jawa.
Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan getaran berasal dari tumbukan lempeng tebal yang beradu dengan lempeng lainnya di sisi bawah.
Abdul menjelaskan posisi lempeng tersebut bertemu di Samudra Hindia, sekitar 400 kilometer lepas pantai. Satu bidang tersebut melepaskan energi ke bagian paling bawah, yang bertemunya di utara Pulau Jawa.
“Tapi sebenarnya itu lempeng-lempeng laut wilayah batasan, yang kita menyebutnya zona benioff atau zona tunjaman, yang titik batas paling bawahnya kalau kita tarik itu ada di sekitar utara Pulau Jawa ini,” ujar Abdul.
Dia menjelaskan kejadian gempa di utara Jawa terjadi tidak sesignifikan gempa di selatan Jawa. Namun sering terjadi gempa dalam tersebut. Meski tidak menimbulkan dampak signifikan, hal itu tetap menjadi catatan BNPB.





