Perang AS vs ISIS, 220 Warga Sipil Jadi Korban

ilustrasi kondisi Suriah yang hancur karena perang /Ist

WASHINGTON—Jumlah korban dari warga sipil di Irak dan Suriah terus meningkat dalam operasi militer AS melawan ISIS. Sejak operasi dimulai pada tahun 2014, sudah ada 220 warga yang menjadi korban. Khusus dalam rentang tiga bulan, dari November-Januari, 21 orang juga menjadi korban.

“Meskipun (pasukan) koalisi telah berusaha keras menyerang sasaran militer dengan cara yang meminimalkan risiko korban sipil, dalam beberapa insiden timbulnya korban (dari warga sipil) tidak dapat dihindari,” kata pernyataan yang dirilis pemerintah AS awal Maret.

Namun, angka yang dirilis pemerintah AS itu jauh dari perhitungan lembaga pemantau perang, Airwars. Mereka menyebut angka yang lebih besar 10 kali lipat. Setidaknya 2.463 warga sipil telah tewas Karena terdampak serangan udara yang dilancarkan pasukan koalisi.

Per 28 Februari lalu, koalisi telah melancarkan 18.666 serangan di Irak dan Suriah sejak operasi digulirkan 2014 lalu.

 

Advertisement