JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang diperkirakan terjadi pada 25–26 Maret 2026 di berbagai wilayah Indonesia.
Kondisi ini dipengaruhi oleh aktifnya gelombang atmosfer seperti Rossby Ekuatorial dan Kelvin, serta adanya pertemuan dan perlambatan angin di sejumlah wilayah. Selain itu, pemanasan yang cukup kuat pada siang hari turut mendukung pertumbuhan awan hujan.
BMKG mencatat curah hujan tinggi di beberapa daerah, seperti Aceh (81,5 mm/hari), Sulawesi Tengah (56,5 mm/hari), Papua Tengah (50,2 mm/hari), Kalimantan Timur (48,8 mm/hari), dan Sulawesi Selatan (47,2 mm/hari). Di wilayah Jabodetabek, curah hujan tertinggi terjadi di Depok yang mencapai 178 mm/hari.
Pada Rabu (25/3), wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.
Sementara itu, pada Kamis (26/3), potensi serupa diperkirakan terjadi di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat. Angin kencang juga berpotensi melanda Banten, DKI Jakarta, dan Nusa Tenggara Timur.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Masyarakat juga diminta untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini serta membatasi aktivitas di luar ruangan saat kondisi cuaca memburuk.





