Perjuangan Siti Melawan Kanker Serviks di Usia Senja #MariMembantuSiti

Siti dan anak angkatnya Rina di RS Hasan Sadikin Bandung. Foto:RDK

BANDUNG – Delapan bulan lalu, Siti Herawati, 53 tahun, divonis menderita kanker serviks stadium 3 oleh tim medis RS. Hasan Sadikin, Bandung.

Perempuan yang berpostur tubuh kecil ini, terlihat pada hari Selasa (10/5/2016) berjalan tertatih-tatih dengan bantuan sebatang paralon di selasar rumah sakit umum pusat di Jawa Barat.

“Sakit, Pak! di dekat pangkal paha sini,” ujar Siti Herawati kepada Tim #MariMembantu dan Respon Darurat Kesehatan (RDK) LKC Dompet Dhuafa, sembari tangannya memegang bagian yang sakit itu.

Ia mendapat nomor antrian 278, meskipun sudah mengambil nomor dari Pukul 5 pagi.

Selasa (10/5/2016) dini hari, Siti dijemput Tim RDK LKC ke rumah kontrakannya di Jl. Juanda Gg. H. Mahfud RT01 RW06 No. 202, Kel. Mekarsari, Kec. Cianjur, Kab. Cianjur, Jawa Barat untuk diantar melakukan kontrol kesehatannya di Poli Rawat Jalan ke RSHS tersebut.

Siti tidak punya anak kandung dan hanya mempunyai 3 orang anak angkat. Ia kini sudah tidak diperdulikan lagi oleh suaminya. Jadi ia harus mengurus dirinya sendiri di usia senja. Sementara anak-anak angkatnya sudah sibuk dengan dunia masing-masing.

Kecuali Rina yang Ia besarkan sejak kecil, masih rajin menengok ibu angkatnya. Dan ia pula yang berfungsi jadi tulang punggung. Rinalah yang selalu mendampingi Sang Ibu untuk berobat ke rumah sakit. Rina setiap hari menyediakan makanan untuk ibu Siti.

Hari itu, Selasa, Siti diperiksa ke Poli Kandungan dan Poli Penyakit Dalam, ia akan dijadwalkan untuk kemoterapi agar kanker serviknya dapat dibasmi. Namun sayang, jadwal kemo belum dapat ditetapkan. Masih menunggu antrian.

“Terima kasih,mohon maaf telah merepotkan banyak orang,” kata Siti ketika mendapat santunan yang diberikan oleh tim RDK LKC.

#MariMembantuSiti
#MariMembantuSiti
#MariMembantuSiti

Advertisement