Pertama Kali Punya ATM, Penerima Bantunan Non Tunai Masih Bingung

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa/ maduraexpose.com

GARUT – Pemerintah daerah dan perbankan diminta Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa aktif mengedukasi penerima bantuan sosial non tunai.

Mensos mengatakan jika para penerima manfaat baru pertama kali  memiliki kartu ATM, dan bersentuhan dengan lembaga keuangan, jadi mereka masih  bingung.

Karenanya perlu edukasi terus menerus kepada para penerima manfaat. Tidak hanya soal bagaimana cara mengambil uang lewat kartu ATM, tapi juga tentang kegunaan rekening, produk perbankan, perencanan keuangan keluarga, manfaat menabung, dan lain sebagainya, termasuk berbagai risiko yang mungkin terjadi.

Dengan demikian, kata dia, strategi nasional keuangan inklusif yang digulirkan pemerintah bisa berhasil. Tidak cuma soal rasio yang mencapai 75 persen, namun juga berbagai kemanfaatan yang bisa diperoleh masyarakat.

Ia berharap Pemerintah Daerah dan perbankan bisa menggandeng Pendamping PKH dan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) dalam mengedukasi masyarakat miskin. Mengingat mereka adalah kepanjangantangan Kementerian Sosial di daerah.

“Tidak mudah memang, tapi kalau tidak dilaksanakan dari sekarang maka sampai kapan masyarakat miskin tidak mengenal dan bersentuhan dengan industri perbankan,” tuturnya, di Garut, Sabtu (4/3/2017), dilansir Liputan6.com.