Pesan Terakhir UE Untuk Inggris

Ilustrasi kota London, Inggris/ Foto: emirates.com

BRUSSELS – Setelah Iggris memilih keluar dari Uni Eroopa (EU), para pemimpin Uni Eropa berjanji untuk tetap bersatu, seperti disampaikan di penutupan pertemuan 27 negara anggota di Brussels, Rabu (29/6/2016).

Dalam pertemuan tersebut, mereka menekankan bahwa Inggris harus menjunjung prinsip pergerakan warga negara anggota secara bebas jika Inggris menginginkan akses ke pasar tunggal Uni Eropa.

“Kesepakatan apa pun, yang akan dicapai dengan Inggris sebagai negara ketiga, harus dilandasasi keseimbangan antara hak dan kewajiban. Akses ke pasar tunggal memerlukan kesepakatan untuk melaksanakan empat kebebasan,” demikian pernyataan bersama para pemimpin Eropa, seperti dikutip dari BBC.

Empat kebebasan yang mendasari pasar internal Uni Eropa meliputi kebebasan pergerakan barang, pekerja, jasa dan keuangan.

Sementara itu Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk, mengatakan Inggris tak bisa menempuh pendekatan a la Carte atau memilih sesuai selera.

Pertemuan para pemimpin Uni Eropa kali ini tercatat sebagai pertemuan pertama Uni Eropa selama 40 tahun terakhir, yang tidak dihadiri oleh perdana menteri Inggris.

Perdana Menteri Inggris, David Cameron, telah menyatakan akan mengundurkan diri Oktober mendatang dan menyerahkan tugas negosiasi Brexit kepada penggantinya.

Advertisement