Peserta Seminar di Sumbar Usulkan Perda Tolak LGBT

Seminar tangkal LGBT di Sumbar. Foto: DDS

PADANG (KBK) Sepekan sudah perjalan tim Dompet Dhuafa Singgalang (DDS) mengadakan Seminar Nasional dengan tema ‘Cegah dan Tangkal Anak menjadi LGBT’ bersama Founder dan Konselor Yayasan Peduli Sahabat dan Sinyo Egie.

“Ajarkan anak mengenai body integrity di dirinya, sebagai lingkup kecil interaksi, keluarga berperan besar dalam menentukan anak menuju hal-hal positif maupun negatif,” begitu kak Sinyo memaparkan materinya, Sabtu (20/2/2016).
.
Hadir sebagai Keynote Speaker; Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dan Ketua TP PKK Padang, Harneli Bahar.

“Lingkungan merupakan faktor utama yang mempengaruhi kepribadian dan kecenderungan anak, dan lingkungan paling berpengaruh yakni keluarga,” tutur Irwan Prayitno.

“Cegah anak dengan pendidikan dini bagi anak tentang pembekalan dirinya. Baik itu pendidikan mengenai substansinya sebagai manusia, terutama pendidikan agama. Jadikan orangtua menjadi sumber ilmu utama sebagai muara tempat anak bertanya,” timpal Harneli Bahar dalam materinya.

Kegiatan juga dihadiri langsung oleh Direktur Program Dompet Dhuafa Pusat dari Jakarta, Imam Rulyawan, yang memberi gambaran kondisi Nasional dan Internasional kasus LGBT didukung akurasi data.

“Di Indonesia sendiri terdapat sebanyak 49 organisasi di Indonesia yang basisnya memperjuangkan hak-hak LGBT, dan di mata Internasional, sudah menjadi rahasia umum bahwa LGBT dibawah kendali PBB, dimana pergerakannya terstruktur, sistematis, dan masiv, difasilitasi oleh PBB,” pungkas Imam.

Adanya seminar nasional “Cegah dan Tangkal Anak menjadi LGBT”, yang diadakan Dompet Dhuafa Singgalang bekerja sama dengan Yayasan Peduli sahabat dan Pemprov, membuat masyarakat kian menggebu guna memperoleh pengetahuan bagaimana menyikapi kasus fenomenal ini. Mereka mengusulkan kepada Gubernur Sumbar untuk pembentukan Perda untuk menolak LGBT di Sumbar. – Nisa

Advertisement