PMK Gelar Pelayaran Bhakti 2017 ke Indonesia timur

KANTOR Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menggelar Pelayaran Bhakti (PB 2017) ke wilayah bagian timur Indonesia, khususnya Papua dari 6  Oktober sampai 9 November diikuti sekitar 300 peserta lintas institusi.

Saat briefing dengan para peserta, Asisten Pengurangan Risiko Bencana Kemenko PMK, Herbin Manihuruk, S.E, M. Kes di Jakarta, Selasa mengemukakan, di tempat-tempat yang telah ditentukan, PB 2017 melakukan kegiatan sosial, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Herbin, program PB 2017akan diisi berbagai kegiatan sosial, temu wicara dan pelatihan yang diharapkan akan mendorong partisipasi serta memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya generasi mudanya.

Lokasi yang menjadi sasaran program PB 2017 adalah Raha (Kab. Muna), Tual (Kab. Maluku Tenggara), Kab. Dobo (Kab. Kepulauan Aru), Agats (Kab. Asmat) dan Merauke.

Para peserta akan diangkut dengan kapal jenis Landing Platform Dock (LDP) KRI Banjarmasin buatan PT PAL Indonesia sedangkan sekitar 400 awaknya juga melekat dalam kegiatan PB 2017.

Tim Ikatan Alumni BPPT (IPAL- BPPT) dalam PB 2017, menurut Ketua tim Dipl. Ing. Ir. HB Henky Sutanto,  akan menyerahkan sebanyak 500 unit kompor biogas, ribuan bibit tanaman kaliandra merah dan sorgum manis untuk ditanam di lokasi yang akan didatangi

Selain instansi pemerintah seperti Bank Indonesia dan PT Pertamina, PB 2017 diikuti lembaga pendidikan antara lain IPB, ITB, Universitas Parahiyangan dan Universitas Diponegoro serta perusahaan swasta seperti Astra, IBM Indonesia dan Matahari Grup.

Berbagai kegiatan akan dilakukan, mulai dari acara mendongeng bagi murid-murid SD di lokasi yang dipilih, pengenalan busana kebaya, pelatihan komputer, pencerahan terkait kesetaraan gender, pemberdayaan ekonomi hingga pengurangan risiko bencana dan lainnya terkait Gerakan Nasional Revolusi Mental.

PB 2017 saat berada di wilayah Papua akan bergabung dengan tim Ekspedisi NKRI koridor Papua Selatan beranggotakan unsur-unsur satuan TNI dan melibatkan masyarakat setempat yang juga menggelar berbagai program pemberdayaan dan pelayanan masyarakat di wilayah tersebut.

 

 

 

 

Advertisement