
JAKARTA – Iin, ibu pelaku mutilasi anak kandungnya sendiri, Arjuna yang belum genap berusia dua tahun diduga kepolisian Polda Metro mengidap gangguan jiwa.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, “Kemungkinan dia (pelaku) depresi,” ungkap Awi kepada wartawan, Senin (3/10/2016).
Lebih jauh Awi menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan psikologis kepada pelaku.
“Untuk selanjutnya masih kami selidiki, kami akan periksa kondisi psikologisnya,” tegasnya, dikutip dari merdeka.com
Diketahui, Iin dengan sadis memutilasi anak lelakinya dengan memotong telinga, kemaluanserta jari tangannya. Selain itu sangk kakak, Kalisa yang berusia dua tahun juga dipotong telinganya.
Menurut warga sekitar yang tinggal di sekitar Gang Jaya 24, RT 04/10, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, Iin dikenal pendiam dan tertutup. Namun mereka tidak menduga bahwa tetangga mereka bakal sesadis itu.
“Orangnya pendiam. Waktu kejadian anak-anaknya tidak ada yang keluar rumah. Tetangga dekat sempat dengar anaknya (anak kedua Iin) nangis, tapi ya dikira nangis minta susu. Anak kecilkan wajar nangis,” ujar Abdul rahman, salah satu tetangga di Gang Jaya 24, Senin (3/10).
Menurutnya, rumah tangga Iin dengan suaminya juga wajar dan biasa saja. Suami Iin kata Abdul adalah seorang anggota polisi di Polda Metro Jaya.




