Polemik Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Sudah Diklarifikasi UGM hingga Tetap Didemo

Massa aksi membentangkan spanduk saat unjuk rasa terkait polemik ijazah Presiden Jokowi di kawasan UGM, Yogyakarta. (Foto: Yogyakarta Archives)

Jakarta, KBKNews.id — Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan setelah tudingan mengenai keaslian ijazahnya mencuat di publik. Meskipun Universitas Gadjah Mada (UGM) telah memberikan klarifikasi resmi mengenai keaslian ijazah tersebut, aksi demonstrasi tetap berlangsung di lingkungan kampus.

Klarifikasi Resmi dari UGM

UGM menegaskan bahwa Presiden Jokowi adalah alumni Program Studi S1 Fakultas Kehutanan, angkatan 1980, dan lulus pada tahun 1985.

Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menyatakan bahwa ijazah Jokowi adalah asli dan dikeluarkan secara resmi oleh universitas. Dokumen kelulusan yang dimiliki UGM mendukung keabsahan ijazah tersebut.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta, memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kesesuaian format ijazah Jokowi dengan lulusan lainnya pada periode tersebut.

“Jokowi tercatat mengikuti seluruh tahapan akademik mulai dari registrasi, mengikuti perkuliahan, KKN, hingga menyelesaikan dan mempertahankan skripsinya di hadapan penguji,” kata Sigit Sunarta, seperti dilansir dari ANTARA pada 15 April 2025

Meskipun terdapat perbedaan format antar fakultas pada era 1980-an, hal ini disebabkan oleh belum adanya penyeragaman format ijazah saat itu.

Aksi Demonstrasi di UGM

Meskipun klarifikasi telah diberikan, aksi demonstrasi tetap berlangsung. Pada Jumat, 7 Februari 2025, sejumlah massa menggelar unjuk rasa di Bundaran UGM, Yogyakarta.

Demonstrasi ini diorganisir oleh Forum BEM DIY dan Halaqah BEM Pesantren DIY. Massa menyuarakan tuntutan agar pemerintah mengadili Presiden Jokowi karena dinilai masih berpengaruh dalam pemerintahan Presiden Prabowo.

“Adili Jokowi itu artinya kami menganggap bahwa Pak Jokowi masih turut ikut dalam pemerintahan yang dinaungi Gibran dan Pak Prabowo,” ujar Wida Dien, koordinator lapangan aksi, kepada wartawan.

Mereka menuntut transparansi dan kejelasan lebih lanjut mengenai dokumen akademik tersebut.

Tanggapan dari Pihak Terkait

Menanggapi situasi ini, pihak UGM menyatakan bahwa mereka telah memberikan klarifikasi yang diperlukan dan memiliki dokumen yang mendukung keaslian ijazah Presiden Jokowi.

“Joko Widodo itu tercatat dari awal sampai akhir melakukan tridarma perguruan tinggi di Universitas Gadjah Mada, dan kami memiliki bukti-bukti, surat-surat, dokumen-dokumen yang ada di Fakultas Kehutanan,” kata Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Wening Udasmoro, seperti dilansir ANTARA pada Selasa, 15 April 2025.

UGM juga menyatakan kesiapannya untuk menghadirkan dokumen-dokumen akademik Presiden Jokowi di pengadilan jika diperlukan, demi menjawab keraguan publik dan menjaga integritas institusi.

Meskipun Universitas Gadjah Mada telah memberikan klarifikasi resmi mengenai keaslian ijazah Presiden Jokowi, polemik di masyarakat masih berlanjut. Aksi demonstrasi yang terjadi menunjukkan bahwa isu ini masih menjadi perhatian publik.

Pihak UGM berharap klarifikasi yang telah diberikan dapat meredakan spekulasi dan memastikan kepercayaan publik terhadap institusi Pendidikan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here