MEDAN – Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan jika Pastor Albert S Pandingan (60) yang menjadi korban serangan benda tajam oleh pelaku yang juga diduga akan melakukan aksi bom bunuh diri di gereja Katolik Santo Yosep, hanya mengalami luka ringan
“Itu semua tidak benar, pastor masih sehat,” kata Mardiaz, membantah kabvar pastor terluka parah. Menurutnya, korban hanya mengalami luka di siku bagian kiri. Luka ini didapat pastor Albert saat pelaku yang masih didalami identitasnya tiba-tiba berlari mengejarnya sambil membawa kapak.
Ia juga mengungkapkan pihaknya kini tengah menggeledah rumah pelaku, “Saat ini, Polri sedang melakukan TPTKP (tindakan pertama tempat kejadian perkara) dan menggeledah tempat tinggal tersangka,” ujar Mardiaz.
Sementara itu, Kasat Sabhara Polresta Medan Kompol Siswandi mengatakan, benda diduga bom yang dibawa pelaku telah berhasil diamankan. “Negatif meledak, sudah diamankan. Jamaah sudah dievakuasi, tempat sudah kita lokalisir,” kata Siswandi, sebagaimana dilansir Republika.
Hingga saat ini, penggeledehan masih dilakukan untuk mengetahui apakah masih ada benda yang diduga bom maupun peralatan atau amunisi untuk merakit bom yang masih tersisa di kediaman pelaku. Selain menginterogasi pelaku dan menggeledah rumahnya, pihak kepolisian juga masih menggali sejumlah keterangan dari para saksi di TKP.





