Polisi Ini Rela Panas-Panasan di Mulut Jembatan, Ngapain?

polisi
Foto dok Tribun

JAKARTA – Matahari bersinar terik, membakar siapa pun yang melintas dibawah pancarannya.Ditemani gemericik suara aliran sungai cabean keringat Aipda Jatmika mengucur deras, menahan panas sengatan sang surya.Tangan kananya pun selalu memegang telepon genggam, ia berdiri tegar di mulut jembatan yang melintas di atas sungai cabean.

Setiap pengendara sepeda motor yang hendak melintas di jembatan tersebut Jatmika selalu memberhentikannya lalu mengajak berbincang terlebih dahulu. Usai perbincangan singkat pengendara tersebut balik arah namun tidak sedikti juga yang meneruskan perjalanan melintas jembatan yang sudah mau roboh tersebut.

Itu lah dia kesibukan baru Jatmika, anggota Bhabinkamtibmas Desa Sidorejo.Sejak jembatan penghubung antara Dukuh Singopadu Desa Sidorejo dan Dukuh Karangmalang Desa Brambang, Karangawen patah Jatmika dengan ikhlas mengimbau kepada masyarakat supaya berhati-hati untuk melintas jembatan.

“Jika mau ya saya minta untuk putar arah, ambil jalur memutar tapi beberapa memilih tetap melintas jadi saya minta untuk berhati-hati,” terang Jatmika seperti dilansir Tribun Selasa, (24/1)

Meski keringat tampak bercucuran di wajahnya karena panasnya terik matahari ia tetap berdiri di lokasi tersebut sembari sesekali mengimbau masyarakat yang ingin lewat.

“Selain mengimbau ya mengambil gambar untuk dilaporkan ke atasan,” pungkasnya

Advertisement