Polisi Prancis Membubarkan Demonstrasi Dekat Kamp Pengungsi di Calais

Pendemo di Calais

Calais – Kekacauan yang disertai bentrokan antara apparat Prancis dan imigran serta aktifis pecah di Calais kemarin,Minggu (3/10).

Aparat menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan bentrokan dengan imigran dan aktivis yang berusaha menggelar aksi unjuk rasa terlarang di samping kamp Jungle di Calais.

Bentrokan berlangsung sekitar tiga jam dan tiga polisi mengalami luka ringan akibat batu yang dilemparkan beberapa imigran, kata pihak berwenang di kota utara Prancis.

Namun, pejabat polisi Gilles Debove melaporkan 10 polisi terluka, termasuk satu yang dilarikan ke rumah sakit, dan tujuh kendaraan polisi rusak.

Seperti dilansir AFP, ketegangan meningkat di Jungle setelah otoritas setempat melarang aksi demonstrasi yang rencananya akan digelar oleh sebuah kelompok yang bekerja dengan para imigran.

Kemudian pada Sabtu sore, sebanyak 200 orang yang sebagian besar dari kelompok No Borders dan imigran berkumpul di depan CRS (polisi antihuru-hara) di pinggiran kamp tersebut, kata Etienne Desplanques, seorang pejabat dari daerah Pas-de-Calais.

 

Polisi berusaha mendorong demonstran kembali ke dalam kamp, ujarnya.

Advertisement