Presiden Ashraf Ghani Minta Taliban Tanggung Jawab atas Kehormatan dan Kemakmuran Warga

Taliban berhasil duduki Ibukota Kabul, dan meraih kemenangan atas kepemimpinan Afghanistan dari Presiden Ashraf Ghani/ AP foto

AFGHANISTAN – Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, sudah mengakui kemenangan Taliban, dan pergi dari kursi kepresidenan saat pasukan Taliban memasuki Kabul.

“Taliban telah menang dengan pedang dan senjata mereka, dan sekarang bertanggung jawab atas kehormatan, kemakmuran dan harga diri warga negara mereka,” ujar Ghani dalam pernyataan resminya di Facebook, Minggu (15/8/2021).

Sementara Presiden Ghani sudah mengakui kekalahannya, warga di Kabul dilaporkan kalang kabut ketika Taliban menguasai Afghanistan dan menduduki Istana Kepresidenan pada Minggu (15/8/2021).

Ribuan orang di Kabul berusaha melarikan diri dari cengkeraman kelompok garis keras itu. Mereka tak mau lagi hidup di bawah pemerintahan yang otoriter dalam kendali Taliban.

Kekacauan pun terjadi saat banyak orang berkerumun di bandara untuk melarikan diri dari Afghanistan. Sementara itu, warga daerah pinggiran yang tadinya mencari perlindungan di Kabul juga diliputi ketakutan luar biasa.

“Saya khawatir akan ada banyak pertempuran di sini,” kata seorang dokter yang datang bersama 35 anggota keluarganya dari Kunduz, seperti dilansir CNN.

“Saya lebih baik pulang ke rumah, yang mana saya tahu (pertempuran) itu telah berhenti.”

Namun, sebagian penduduk lain juga bingung harus berlindung ke daerah mana lagi. Seorang warga Provinsi Sheberghan yang mengungsi ke Kabul, Rahima, masih ingat betul betapa brutal Taliban ketika mengambil alih daerah tempat tinggalnya.

 

Advertisement