YANGON – Htin Kyaw, Presiden Myanmar resmi mengundurkan diri.
Kyaw merupakan presiden sipil pertama dalam lebih dari setengah abad, mengundurkan diri Rabu (21/3/2018).
Pengunduran diri itu disampaikan Kantor Kepresidenan Myanmar dalam sebuah pernyataan resmi, Rabu.
Dia merupakan penasihat setia pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi. Htin Kyaw ditunjuk sebagai presiden setelah partai Suu Kyi, National League for Democracy (NLD), memenangkan pemilu 2015.
Penyebab Htin Kyaw memutuskan mundur, karena sudah tak ingin lagi mengemban tugas-tugasnya.
Kantor Kepresidenan menyatakan bahwa Myint Swe, wakil presiden yang ditunjuk militer, akan menjabat sebagai presiden sementara, hingga parlemen mendapat pengganti resminya dalam tujuh hari.
Dikutip dari AANews, Htin Kyaw selama ini dipandang sebagai presiden boneka Myanmar, lantaran Suu Kyi terhambat undang-undang peninggalan junta militer, yang melarangnya menjadi presiden karena bersuamikan warga negara Inggris.





