Jakarta, KBKNews.id – PT Jasa Raharja resmi memasuki babak baru kepemimpinan di penghujung tahun 2025. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Rabu, 31 Desember 2025, pemegang saham menetapkan Muhammad Awaluddin sebagai Direktur Utama PT Jasa Raharja.
Penunjukan ini menjadi bagian dari penyegaran manajemen di tubuh perusahaan pelat merah yang memiliki mandat strategis sebagai penyelenggara perlindungan dasar kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Dengan rekam jejak panjang di berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Muhammad Awaluddin diharapkan mampu membawa Jasa Raharja semakin adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sosok Berpengalaman Lintas Sektor
Muhammad Awaluddin bukanlah nama baru di dunia BUMN. Pria kelahiran Jakarta, 15 Januari 1968 ini dikenal sebagai profesional yang tumbuh dari persimpangan teknologi, pelayanan publik, dan kepemimpinan strategis.
Sebelum dipercaya menahkodai Jasa Raharja, Awaluddin sempat menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero). Posisi tersebut baru diembannya pada Mei 2025.
Ia juga pernah dipercaya memimpin perusahaan strategis nasional, seperti Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) serta Komisaris Utama PT PELNI (Persero).
Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat peran Jasa Raharja di tengah dinamika mobilitas masyarakat yang semakin kompleks.
Latar Belakang Pendidikan yang Kuat
Fondasi kepemimpinan Awaluddin ditopang oleh latar akademik yang solid, baik di dalam maupun luar negeri:
- Sarjana Teknik Elektro, Universitas Sriwijaya, Palembang (1990)
- Master of Business Administration (MBA), European University, Antwerpen, Belgia (1998)
- Doctor of Science in Management, Universitas Padjadjaran (2016)
Kombinasi pendidikan teknik dan manajemen tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang rasional, sistematis, sekaligus visioner.
Rekam Jejak Karier: dari Telkom hingga Angkasa Pura II
Sebagian besar perjalanan profesional Muhammad Awaluddin ditempa di PT Telkom Indonesia. Kariernya dimulai sejak awal 1990-an dan terus menanjak melalui berbagai posisi strategis. Di antaranya:
- General Manager Kandatel Jakarta Pusat
- Vice President Public & Marketing Communication
- Executive General Manager Divisi Regional I Sumatra
- Executive General Manager Divisi Access Network Infrastructure
- Direktur Utama PT Infomedia Nusantara (2010–2012)
- Director of Enterprise and Business Service Telkom Indonesia (2013–2016)
Kepercayaan negara terhadap kapasitas kepemimpinannya semakin kuat saat ia ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Angkasa Pura II. Dia memimpin transformasi pengelolaan bandara hingga November 2023.
Menuju Jasa Raharja, Bawa Visi Transformasi Layanan Publik
Kini, estafet kepemimpinan itu berpindah ke PT Jasa Raharja, institusi yang bersentuhan langsung dengan keselamatan dan rasa aman masyarakat. Di bawah kepemimpinan Muhammad Awaluddin, Jasa Raharja diharapkan tidak sekadar bergerak dalam ritme administratif. Lebih dari itu, Jasa Raharja diharapkan berkembang menjadi ekosistem layanan publik berbasis data dan teknologi.
Arah transformasi yang diharapkan antara lain:
- Digitalisasi layanan dan sistem klaim terintegrasi
- Penguatan sinergi lintas lembaga
- Respons cepat dalam penanganan kecelakaan lalu lintas
- Pelayanan yang lebih humanis dan mudah diakses masyarakat
Pengalaman Awaluddin di sektor telekomunikasi dan transportasi dinilai relevan untuk menjawab tantangan tersebut.
Susunan Direksi Baru Jasa Raharja
Selain penunjukan Direktur Utama, RUPSLB 31 Desember 2025 juga menetapkan susunan direksi Jasa Raharja sebagai berikut:
- Muhammad Awaluddin – Direktur Utama
- Rubi Handojo – Direktur SDM, Umum & TI
- Bayu Rafisukmawan – Direktur Keuangan
- Harwan Muldidarmawan – Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko
- Dewi Aryani Suzana – Direktur Hubungan Kelembagaan
- Ariyandi – Direktur Operasional





