spot_img

Puluhan Orang Luka Saat Demontrasi Anti Investor Cina di Srilanka

HAMBANTOTA-Kericuhan warga Srilanka yang menentang zona industri bagi investor Cina terjadi, dan mengakibatkan sedikitnya 21 orang terluka dan 52 lainnya ditangkap .

Bahkan, polisi harus membubarkan demo dengan menembakkan gas air mata.

Demo ini diawali dengan protes warga Sri Lanka yang merasa diusir oleh Presiden Maithripala Sirisena. Lahan tempat tinggal mereka sedianya akan diberikan kepada investor Cina untuk industri.

Dilansir Asian Correspondent, Senin (9/1/2017), wilayah ini berada di distrik selatan Hambantota, di mana Cina telah membangun pelabuhan dan bandara senilai USD15 miliar.

Proyek ini diketahui menjadi proyek pengembangan Presiden Maithripala untuk menggerakkan perekonomian Sri Lanka. Sementara, pemerintah Sri Lanka menuduh aksi unjuk rasa ini didorong oleh ambisi politik mantan presiden Mahinda Rajapaksa.

Rajapaksa sendiri secara terbuka mengkritik rencana Maithripala untuk membuka lahan seluar 6.070 hektar untuk para investor Cina.

Sementara, duta besar Cina di Sri Lanka, Yi Xianlang, mengatakan bahwa ini adalah waktu yang tepat bagi investor Tiongkok berinvestasi di Sri Lanka.

“Tidak ada kekuatan bisa menghentikan kerjasama dari Tiongkok ke Sri Lanka,” tegasnya.

 

Dia juga mengatakan zona investasi ini akan menjadi proyek ekonomi yang paling penting dari pemerintah ini dan jika semuanya berjalan dengan baik, investasi ini akan menciptakan 100.000 pekerjaan dengan nilai perputaran ekonomi USD5 miliar.

spot_img

Related Articles

spot_img

Latest Articles