
LAMPUNG BARAT – Puluhan rumah warga di Pemangku (Dusun) Talang Sidang, Pekon (Desa) Roworejo, Kabupaten Lampung Barat rusak diserang kawanan gajah liar.
Pembina Satgas Konflik Gajah Suoh dan Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat Sugeng Hari Kinaryo Adi mengatakan kawanan gajah liar yang berjumlah 18 ekor tersebut kembali merusak 20 rumah warga.
“Rumah rusak akibat amukan gajah liar semalam itu ada 20 rumah, dari 20 rumah itu terdapat lima rumah warga yang rusak parah,” kata dia.
Ia mengatakan hingga saat ini pihaknya bersama masyarakat setempat masih melakukan pemantauan terhadap kawanan gajah liar yang masuk pemukiman warga tersebut.
Menurutnya, Satgas Lembah Suoh saat ini sudah melaksanakan penghadangan dan penghalauan kepada kawanan gajah liar tersebut.
“Hari ini satgas dan masyarakat melakukan penggiringan terhadap kawanan gajah liar itu agar kembali masuk ke dalam hutan,” katanya.
Sugeng menuturkan gajah-gajah tersebut tidak terpantau oleh GPS Collar, dikarenakan GPS itu terhalang lumpur.
Baca juga: Konflik gajah liar dan manusia hambat coklit pilkada di Lampung Barat
Baca juga: Konflik gajah liar dan warga di Lampung Barat perlu penanganan cepat
“Gajah itu sudah satu hari GPS-nya tidak aktif, kami sudah waspada, kemudian dini hari tadi sekitar pukul 01.30 WIB, kawanan gajah liar itu masuk dan membuat warga setempat lari menyelamatkan diri dan mengungsi,” ujarnya, dilansir Antara.
Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam konflik gajah liar dengan masyarakat di Kecamatan Suoh, namun akibat serangan gajah itu puluhan rumah dan satu unit kendaraan roda empat rusak.




