Puluhan Rumah di Sukabumi Terdampak Banjir dan Longsor

Ilustrasi

SUKABUMI—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi melaporkan, puluhan rumah terdampak banjir dan longsor yang melanda Selasa (11/4) kemarin. Tercatat ada sembilan titik lokasi banjir dan longsor yang terjadi.

Lokasi banjir genangan antara lain terjadi di lima titik yakni Jalan Arief Rahman Hakim Kecamatan Warudoyong, kawasan PGRI Gedongpanjang Kecamatan Citamiang, Pesantren Assirojul Munir Kecamatan Gunung Puyuh, Jalan Bhayangkara kawasan PLN Kecamatan Cikole, dan Otista Cijangkar Citamiang.

Sementara longsor terjadi di Jalan Ciseureuh Kelurahan Karangtengah Kecamatan Gunungpuyuh. Selain itu ada tiga titik di Kecamatan Cikole yakni Perum Prana Kelurahan Cisarua, Babakan Bandung Kelurahan Subangjaya, dan Perum Taman Asri.

“Banjir dan longsor tersebut terjadi pada Selasa sore hingga malam,” terang Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami kepada wartawan seperti dilansir Republika, Rabu (12/4/2017).

Menurut Zulkarnain, bencana tersebut menerjang puluhan unit permukiman warga. Bencana banjir di PGRI Gedongpanjang misalnya merendam sebanyak sepuluh unit rumah. Selain itu sebanyak sepuluh unit rumah lainnya terendam banjir di kawasan sekitar Pesantren Assirojul Munir Sriwidari.

Sementara di Jalan Arief Rahman Hakim lokasi yang terendam banjir adalah perkantoran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi dan perhotelan serta bengkel. Kejadian banjir tersebut ungkap dia sudah beberapa kali melanda kawasan tersebut.

Zulkarnain menuturkan, penyebab terjadinya banjir disebabkan sejumlah faktor. Misalnya akibat tidak berfungsinya saluran air maupun permukiman warga yang berada di dataran rendah.

Petugas BPBD telah dikerahkan ke lokasi bencana untuk membantu warga. Diantaranya dengan melakukan penyedotan genangan air di permukiman warga. Selain banjir kata Zulkarnain, longsor juga menerjang permukiman warga dan sarana jalan. Untuk rumah terang dia ada dua unit rumah yang mengalami kerusakan sedang akibat bencana di Perum Taman Asri dan Prana Estate di Kecamatan Cikole. ROL

 

Advertisement