KLATEN – Sebuah tebing lereng Merapi di Sungai Kaliworo, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, runtuh setelah diguyur hujan deras, Sabtu (25/2/2017).
Akibatnya, akses jalan darurat di lokasi penambang pasir tersebut tertutup material dan tak bisa dilewati. Sedikitnya 24 truk pengangkut pasir terjebak dan tak bisa keluar dari lokasi. Beruntung, para sopir truk dan penambang lainnya bisa menyelamatkan diri.
Camat Kemalang, Klaten, Priharsanto mengatakan, peristiwa longsornya tebing terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Dia menjelaskan. tebing yang longsor menutup akses jalan di dekat pipa saluran air Bebeng, Karangbutan, Sidorejo, Kemalang.
Akses jalan tersebut sebenarnya bukanlah jalan sesungguhnya. Namun jalan darurat yang digunakan pengangkut pasir dari tengah Kaliworo.
“Semalam warga dan relawan belum bisa memindahkan material, sementara aliran lahar hujan masih negatif,” katanya, Minggu (26/2/2017), dikutip dari merdeka.com.
Segenap Muspika, Posko Kemalang, relawan dan TRC PB BPBD, kata Priharsanto, semalam berada di lokasi untuk mengecek dan mencari solusi agar akses jalan bisa dilewati truk. Pagi ini dilakukan pemindahan material yang menutup akses jalan sehingga truk bisa keluar.
“Para penambang pasir pagi ini gotong-royong memperbaiki jalan truk. Rencana semula solusinya mau memindahkan material longsoran yang menutup akses jalan. Namun karena materialnya banyak, maka dibatalkan diganti dengan memindahkan jalan/jalur truk lewat tengah kali,” katanya.





