Puluhan Warga Girimukti Cianjur Terpapar Corona akibat Kedatangan Pasien Covid yang Kabur saat Isolasi

CIANJUR – Kepala Desa Girimukti, Dadan Supardan mengatakan puluhan warga Desa Girimukti, Kecamatan Campaka, Cianjur, Jawa Barat, positif COVID-19 berdasarkan hasil tes cepat dan usap terpapar setelah kedatangan pengungsi dari Desa Cibokor yang masuk dalam klaster pengungsi.

Dia  menuturkan, terungkapnya warga terpapar virus berbahaya tersebut, setelah seorang warga mengeluhkan kehilangan indra penciuman dan perasa, dan sebelumnya warga tersebut mendapat tamu dari Desa Cibokor.

Pihaknya bersama gugus tugas langsung melakukan tes cepat dan usap terhadap warga tersebut dan hasilnya positif, hingga melakukan penelusuran dan didapati 20 orang warga mengalami ha yang sama, sehingga langsung dilakukan isolasi mandiri.

Ia menjelaskan, warga Cibokor yang datang ke rumah warga Desa Girimukti, masuk dalam daftar klaster pengungsi yang kabur dari isolasi, sehingga mendatangi sanak saudaranya dan menularkan COVID-19. Pihaknya langsung melakukan pembatasan kegiatan lokal untuk warga di satu desa.

“Kami bersama petugas, memberikan pelayan kesehatan dan kebutuhan warga selama menjalani isolasi. Imbauan terus digencarkan agar warga mematuhi prokes dan menjalankan isolasi hingga dinyatakan sembuh atau negatif,” katanya.

Sementara Camat Campaka Insanuddin Lingga, mengatakan empat orang warga Desa Cibokor yang masuk dalam klaster pengungsi, kabur dari isolasi dan mendatangi kerabatnya di Desa Girimukti, sehingga menularkan virus berbahaya tersebut ke 20 orang warga.

“Informasi yang kami dapat warga Cibokor yang menolak isolasi di madrasah milik pesantren melarikan diri ke rumah kerabatnya di Girimukti dan menularkan COVID-19, sehingga kami akan berkoordinasi dengan Camat Cibeber untuk memperketat kegiatan warga terutama yang terpapar,” katanya, dikutip Antara.

Advertisement