Rangkaian Kegiatan LKC DD dalam Peringati Hari Tuberkolosis Sedunia

JAKARTA – Dalam memperingati Hari Tuberkolosis Sedunia yang jatuh pada 24 Maret, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa mengadakan serangkaian kegiatan.

Diantaranya mulai dari ketuk pintu di 12 wilayah LKC seluruh Indonesia, pameran edukasi tuberkulosis di sekolah-sekolah, lomba video kader TBC dan diakhiri dengan seminar yang akan dilaksanakan online dan offline.

Dijelaskan drg. Martina Tirta Sari selaku Kepala LKC-DD Pusat, pada peringatan TBC tahun ini  rangkaian tersebut diawali dengan keggiatan ketuk pintu, kegiatan ini dilakukan di 12 Kawasan Sehat Dompet Dhuafa di seluruh Indonesia, yaitu di Provinsi Banten, Papua, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, Aceh dan Sumatera Selatan.

Ketuk pintu merupakan kegiatan edukasi dan skrining kesehatan untuk menemukan masyarkat yang terduga menderita TBC, diharapkan melalui kegiatan ini dapat secara masif mendukung program eliminasi TBC yang juga sejalan dengan indikator program kawasan sehat Dompet Dhuafa.

Selain ketuk pintu di 12 wilayah LKC seluruh Indonesia, LKC-DD juga gelar pameran TBC di 12 sekolah dan pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Pameran TBC bekerjasama dengan fasilitas pendidikan dalam upaya melawan tuberkulosis di lingkungan sekolah. Kegiatan ini penting karena TBC bisa menyerang siapa saja, termasuk anak sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pelajar mengenai tuberkulosis.” ujar drg. Martina.

Kemudian pada rangkaian peringatan TBC tahun ini juga LKC-DD mengadakan lomba video untuk para kader TBC yang dibuka untuk umum.

Sementara untuk memperkuat komitmen bersama dalam menyelesaikan kendala menuju keberhasilan eliminasi TBC pada 2030 di Indonesia LKC-DD akan mengadakan seminar yang akan dilangsungkan secara offline dan online.

“Sebagai puncak acara dari rangkaian, kami juga melaksanakan seminar yang dilakukan secara offline dan online guna memperkuat komitmen bersama Aliansi Lembaga Zakat dalam upaya menyelesaikan kendala menuju keberhasilan Eliminasi TBC pada 2030 di Indonesia,” pungkas dr. Martina.

Upaya yang sudah dilakukan LKC Dompet Dhuafa akan terus diarahkan pada temuan kasus melalui skrining kesehatan secara aktif di kawasan sehat, pendampingan keberhasilan pengobatan, pelatihan dan pendampingan kader TB LKC, dukungan nutrisi, transportasi, rumah singgah dan vokasi pasca selesai pengobatan yg dibutuhkan serta kemitraan strategis dalam upaya pencegahan, penanggulangan TBC menuju eliminasi TBC tahun 2030.

Advertisement