JAKARTA, KBKNEWS.id – PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) buka suara terkait temuan 995 pucuk senjata di sebuah yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Pihaknya menyebut ratusan senjata tersebut merupakan airsoft gun yang memiliki izin resmi.
Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, Alhadid Endar Putra, mengatakan 995 pucuk senjata yang ditemukan merupakan milik pihaknya. Ia juga telah menunjukkan dokumen izin kepemilikan kepada Polres Metro Jakarta Selatan.
Menurut Alhadid, hanya ada satu senjata api yang ditemukan di lokasi. Senjata tersebut disebut memiliki pemilik dan izin resmi serta tidak dilengkapi magazen maupun amunisi.
Alhadid menjelaskan, ratusan airsoft gun itu berada di gudang sekolah karena sebelumnya ada rencana pembentukan kegiatan ekstrakurikuler menembak bagi atlet muda. Kerja sama tersebut dibuat sekitar 2020, tetapi tidak berlanjut setelah pihak yayasan meninggal dunia.
Akibatnya, senjata tersebut tetap tersimpan di gudang sekolah hingga akhirnya ditemukan pada Juli 2026. Alhadid menyebut sebagian besar airsoft gun sudah dalam kondisi berkarat dan hanya berupa suku cadang.
Ia juga menduga munculnya persoalan tersebut berkaitan dengan konflik internal kepengurusan yayasan. Kasus temuan senjata itu kini masih dalam penyelidikan Polres Metro Jakarta Selatan.





