NEW DELHI – Untuk kedua kalinya dalam seminggu, ujian masuk perguruan tinggi di Negara Bagian Karnataka, India ditunda. Penyebabnya pun sama dengan, yakni soal ujian pelajaran Kimia bocor.
”Kami telah mengamankan tiga individu terkait bocornya soal ujian ini. Kini kami sedang menyelidiki kemungkinan keterlibatan lebih banyak orang,” terang Sonia Narang, direktur unit investigasi kriminal Kepolisian India seperti dilansir AFP,Rabu (6/4).
Menurutnya, dugaan kuat ada seorang asisten pribadi pejabat dinas kesehatan negara bagian (provinsi). seharusnya, sekitar 174 ribu calon mahasiswa menjalani ujian kimia kemarin.
Sebab, sepekan sebelumnya, ujian kimia dibatalkan beberapa jam menjelang waktu pelaksanaan. Tapi, mereka harus kembali kecewa karena lagi-lagi ujian ditunda. Panitia penyelenggara ujian masuk universitas mengumumkan bahwa ujian kimia dilaksanakan 12 April.
Keputusan untuk kembali menunda ujian itu membuat masyarakat kesal. Akhir pekan lalu, pasca penundaan kali pertama, sebagian besar peserta ujian dan orang tua siswa kelas XII di Kota Bangalore melampiaskan amarah ke kantor panitia penyelenggara ujian masuk perguruan tinggi.
Mereka mendatangi kantor dan merusak benda-benda yang ada di sana. Kebocoran soal itu, menurut pihak berwajib, diungkapkan sendiri oleh para peserta ujian. Sebagian mengaku mendapatkan tawaran soal mata ujian kimia.
”Tawaran itu mereka terima melalui WhatsApp. Soal-soal kimia itu dihargai masing-masing 1.000 rupee (sekitar Rp 198 ribu),” kata pejabat kepolisian setempat.





