TURKI – Keluarga Suriah yang melarikan diri dari Afrin Suriah karena teror kini kembali ke rumah mereka setelah teroris ditumbangkan pasukan Turki.
Pada hari Kamis (26/4/2018), sebanyak 130 warga Suriah, termausk anak-anak mendaftar ke Kantor Migrasi Oncupinar di provinsi Kilis tenggara.
Mereka dikirim kembali ke rumah mereka di dalam kendaraan setelah proses pemeriksaan mereka diselesaikan oleh pejabat.
Seorang pria Suriah bernama Ate Abbas berbicara dengan Anadolu Agency di kantor migrasi, mengatakan bahwa mereka harus mencari suaka di Turki karena serangan oleh kelompok-kelompok teroris.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada negara Turki dan rakyatnya. Semoga Allah memberi kami kekuatan agar kami dapat membalas Turki,” kata Abbas.
Seorang warga Suriah Zemo Zeybek lainnya mengatakan dia dan keluarganya gembira karena mereka sekarang dapat kembali ke rumah mereka.Turki pada 20 Januari meluncurkan Operasi Olive Branch untuk menghancurkan teroris YPG / PKK dan Daesh dari Afrin.
Pada 18 Maret, pasukan Turki dan anggota Tentara Pembebasan Suriah membebaskan kota Afrin, pada hari ke 58 operasi.
Lebih dari 4.000 teroris telah dinetralkan sejak awal operasi.
Turki mengklaim operasi itu dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak membela diri di bawah piagam PBB, dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah.