Ratusan Pengungsi Irak Keracunan Makanan Saat Buka Puasa, Satu Anak Tewas

MOSUL – Ratusan orang pengungsi di sebuah kamp untuk orang-orang terlantar di dekat kota Mosul, Irak jatuh sakit dan seorang anak meninggal akibat keracunan makanan.

Ratusan pengungsi tersebut dikabarkan mengalami muntah dan menderita dehidrasi setelah makan tajil saat berbuka puasa, di sebuah kamp  antara Mosul dan Irbil, dimana menampung orang-orang yang mengungsi akibat serangan Irak untuk merebut Mosul dari ISIS.

Badan pengungsi PBB UNHCR mengatakan dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir BBC, Selasa (13/6/2017)  bahwa sekitar 800 kasus telah tercatat mengalami keracunan,  200 di antaranya dibawa ke rumah sakit.

“Staf telah bekerja semaksimal mungkin untuk mengkoordinasikan dan memastikan bahwa mereka yang telah jatuh sakit dapat menerima perawatan medis yang cepat dan bahwa orang sakit parah diberi transportasi ke rumah sakit terdekat, “kata pernyataan tersebut.

Makanan disiapkan di sebuah restoran di Irbil dan dibawa ke kamp oleh badan amal Qatari, kantor berita Rudaw menambahkan.

Kamp tersebut merupakan salah satu dari 13 yang dibangun oleh UNHCR di daerah Mosul untuk menampung orang-orang yang melarikan diri dari kota dan desa-desa sekitar.


Advertisement