Rawan Pelecehan Seksual, Wanita Mesir Gemar Belajar Pencak Silat

ilustrasi

JAKARTA – Tingginya pelecehan seksual yang dialami kaum hawa di Mesir membuat mereka berlatih seni bela diri. Seperti dilansir Reuters (21/5) kebanyakan wanita Mesir berlatih seni bela diri asal Indonesia, Pencak Silat.

Seorang pesilat perempuan asal Kairo, Rahma Hatem mengatakan ada sekitar 1.200 wanita Mesir yang berlatih pencak silat di pusat-pusat kebudayaan di Kairo.

“Tentu saja selalu terjadi masalah (bagi perempuan) di jalanan,” kata Hatem.

Tetapi, kata Hatem, permasalahn di jalanan tersebut kini bisa diantisipasi dengan baik. Bagi Hatem bekal belajar pencak silat, membuat dia merasa mampu melindungi diri dari bentuk kriminal, dan pelecehan.

“Saya memiliki kepercayaan diri sekarang. Dan tidak ada yang bisa menggangu saya, karena (dengan pencak silat) saya mampu menghadapi mereka,” sambung Hatem.

Dari riset Reuters, pencak silat adalah seni bela diri asli Indonesia. Jenis seni berkelahi itu, berasal dari Sumatera, dan Semenanjung Melayu. Pencak silat dikatakan, sudah ada sejak abad keenam masehi.

Advertisement