Relawan dan Rakyat Palestina Mulai Bersihkan Puing Bekas Bom Israel

Puing rumah Palestina bekas pemboman Israel. Foto: Reuters

ALQUDS – Sukarelawan menyapu debu dan membersihkan kaki bangunan yang runtuh, Minggu (23/4/2021), di distrik Kota Gaza yang rusak parah. Mereka mengangkat puing-puing ke dalam gerobak yang ditarik keledai.

Masa tenang setelah gencatan senjata dimanfaatkan untuk membersihkan puing-puing bekas kehancuran akibat tembakan rudal penjajah Israel oleh relawan dan masyarakat Palestina.

Sementara itu di tempat lain, tetap saja puluhan pemukim Yahudi diapit pasukan khusus Israel yang bersenjata berat, memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki.

Hal itu meningkatkan ketegangan dan beberapa jam setelah itu jamaah Palestina dipukuli dan diserang oleh polisi Israel.

Menurut kantor berita Palestina WAFA, polisi Israel pada hari Minggu sebelumnya menyerang jamaah Palestina yang sedang melakukan sholat subuh di masjid dan “memukuli secara berlebihan” mereka untuk memberi jalan bagi pemukim Yahudi Israel untuk masuk ke kompleks masjidil Aqsha, situs paling suci ketiga umat Islam .

Dilansir Al Jazeera, gencatan senjata antara Israel dan Hamas telah berlangsung 3 hari, mediator berbicara kepada semua pihak untuk meminta memperpanjang masa tenang setelah pecahnya pertempuran terburuk dalam beberapa tahun yang menyebabkan setidaknya 248 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak, terbunuh oleh pemboman Israel.

Advertisement