Remaja Sumedang yang Telan Jarum Pentul Akan Jalani Operasi Besok

Anisa salim dan ibunya/ Tribunnews

BANDUNG – Anisa Salim (14 ) seorang siswi SMP asal Sumedang, Jawa Barat yang menelan jarum pentul saat merapikan jilbabnya akan melakukan operasi pengangkatan jarum yang bersarang di dadanya pada Kamis (5/10/2017) besok.

RSUP dr Hasan Sadikin akan melakukan operasi pengangkatan jarum pentul di tubuhnya, setelah  Anisa kini  menjalani perawatan di Ruang Kemuning RSHS sejak 27 September 2017.

Direktur Medik & Keperawatan, dr Nucki Nursjamsi Hidajat menuturkan, setelah menjalani berbagai pemeriksaan, tim dokter memutuskan untuk melakukan tindakan dengan alat bronkoskopi dan ekstraktor. Tindakan ini merupakan tindakan visualisasi trakea dan bronkus untuk mengambil jarum pada bronkus pasien dengan menggunakan narkose atau bius umum.

“Saat ini kondisi pasien secara umum baik dan dinyatakan siap untuk dilakukan operasi,”katanya, dilansir PR.

Menurut dia, tingkat keberhasilannya mencapai sekitar 80-90%, namun masih memiliki banyak risiko. Salah satunya adalah bila jarumnya tidak terangkat.

Pihaknya pun sudah menyiapkan alternatif yang dilakukan adalah dengan melakulan operasi bedah thorax. Sebagai salah satu syarat operasi harus tersedia ruang ICU untuk pelayanan setelah operasi.

Senada dengan dr Nucki, dokter spesialis THT yang juga menangani Anisa, dr Agung Dinasti Permana spesialis THT menuturkan, memang akan ada risiko dengan tindakan tersebut. Di antaranya peradangan saluran napas. Pasalnya ketika akan mengambil jarum tersebut bisa mencederai saluran napas.

“Saat ini posisi jarum di cabang bronkus pertama kiri dengan posisi melintang. Memang di atas, tapi posisinya melintang,” kata dia.

Pihaknya mengharapkan penanganan Anisa tidak perlu sampai pada bedah rongga dada, cukup dengan bronkoskopi. Dia menambahkan, kondisi Anisa saat ini stabil dan siap untuk menjalankan operasi.

Advertisement