Respon DMC DD dan DD Jabar di Lokasi Longsor Tasikmalaya

ilustrasi

TASIKMALAYA – Bencana pergerakan tanah dan longsor terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya pada Rabu (10/08/2022).

Akibatnya sebanyak 6 (enam) kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Salopa, Cikatomas, Cibalong, Parungponteng, Pancatengah dan Jatiwaras.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, sebanyak 3.120 jiwa terdampak di seluruh kecamatan, tujuh rumah rusak berat, 13 rumah terancam dan 1 (satu) jembatan rusak ringan.

Hingga Selasa (16/08/2022) Dompet Dhuafa Jawa Barat dan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa masih melakukan percepatan penanganan respons bencana alam di Tasikmalaya. Dengan titik fokus respons di Kampung Mekarjaya, Desa Mandalamekar, Kecamatan Jatiwaras. Dompet Dhuafa Jawa Barat dan DMC Dompet Dhuafa membuka Pos Hangat dan turut bantu melakukan aksi bersih-bersih.

“Kami membuka Pos Hangat dan juga melakukan aksi bersih-bersih di Kampung Mekarjaya, Desa Mandalamekar, Kecamatan Jatiwaras. Rencana ke depannya DMC Dompet Dhuafa akan membuka Dapur Umum, dan melanjutkan kegiatan aksi bersih-bersih di lokasi terdampak parah,” jelas Haryo Mojopahit selaku Chief Executive DMC Dompet Dhuafa.

Di Kampung Mekarjaya, Desa Mandalamekar, Kecamatan Jatiwaras, terdapat 73 KK/ 220 jiwa terdampak. Dengan rincian kurang lebih 23 jiwa (SD), 6 jiwa (SMP), 8 jiwa (SMK), 14 jiwa (lansia), 21 jiwa (balita), 2 jiwa (hamil), dan 1 jiwa (disabilitas). Kemudian dua orang mengalami luka ringan dan tidak ada korban jiwa.

Bagi sahabat yang tertarik untuk bantu percepatan penanganan bencana di Tasikmalaya bisa menghubungi DMC Dompet Dhuafa melalui nomor Call Center (08116116916), media sosial, atau langsung datang menuju lokasi pos DMC Dompet Dhuafa di Kampung Mekarjaya, Desa Mandalamekar, Kecamatan Jatiwaras. Masyarakat terdampak masih membutuhkan uluran tangan kebaikan.

 

“Curah hujan masih tinggi dan masyarakat mulai mendirikan posko mandiri, serta melakukan aksi bersih-bersih. Warga masih evakuasi mandiri jika hujan turun atau di malam hari,” jelas Faisal Anwar selaku Relawan DMC Dompet Dhuafa penugasan Tasikmalaya.

Advertisement