
BEKASI – Berbagai ragam acara dipersiapkan masyarakat Indonesia dalam menyambut HUT kemerdekaan RI yang ke-77, terlebih tahun ini merupakan kali pertama bisa diadakan kembali kegiatan perayaan setelah sempat ditiadakan akibat pandemi selama dua tahun.
Misalnya saja warga RT 03 Perumahan Panjibuwono City, Babelan, Kabupaten Bekasi yang sudah dari malam menjelang 17 Agutus, tepatnya pada Rabu (16/8), menggelar syukuran HUT kemerdekaan.
Dalam acara syukuran tersebut, RT yang terdiri dari lima blok rumah ini, masing-masing blok mengumpulkan tumpeng yang telah dibuat secara gotong royong oleh ibu-ibu setiap blok, untuk disantap secara bersama-sama di malam syukuran tersebut.
Semangat memasak sudah terlihat sejak pagi hari, dengan berbagi tugas, mulai dari yang berbelanja ke pasar, hingga proses memasak dan menghias tumpeng dengan tema kemerdekaan RI.
Masing-masing blok membuat tumpengnya dengan versi masing-masing, bahkan ada yang membuat nasi tumpeng berwarna merah putih sesuai warna bendera kebanggaan Indonesia. Ada juga yang membuat nasi kebuli sehingga ada cita rasa berbeda dari nasi tumpeng yang disediakan.
Acara syukuran sendiri dihadiri hampir semua warga, dan sepanjang jalan yang telah disediakan menjadi lokasi syukuran terisi padat. Antusiasme warga menunjukan betapa warga merindukan kebersamaan yang sudah lama tidak pernah digelar sejak awal pandemi.
Dibuka kata sambutan dari Ketua RT, kemudian dilanjut perkenalan panitia acara 17 Agustusan. Tahun ini Ketua RT, Muhammad Nur Amin menunjuk para pemuda-pemudi berusia 12-21 tahun untuk menjadi panitia.
“Semoga dengan kegiatan ini, pemuda dan pemudi dapat menyalurkan kreativitas dan idenya untuk membuat acara 17 Agustus, dan kami pengurus yakin mereka dapat menjalankan tugas serta tanggung jawab ini, dan terbukti seluruh warga RT 003 sangat mengapresiasi kinerja mereka, sesuai dengan pesan Presiden Soekarno ” Berikan kami 10 pemuda maka kami akan menaklukkan dunia, ” jelas Pak Amin, begitu sapaan akrabnya.
Setelah pengenalan panitia, tiba waktunya pada acara yang mengharu biru, dimana semua warga dipersilahkan berdiri, dan bersama-sama menyanyikan lagi Indonesia Raya diiringi musik dan aransemen.
“Hikmat dan sangat khusyu, itu yang kami lihat, dengan antusias para warga menyanyukan bersama – sama, bangga dan sangat terharu ketika melihat kekompakan ini,” ungkap Pak Amin.
Selesai menyanyikan lagu Indonesia Raya, warga pun bersuka ria dengan makan tumpeng bersama.
Perayaan HUT Kemerdekaan tidak berhenti disitu, esok harinya, anak-anak berkumpul untuk melangsungkan acara sepeda santai didampingi kakak-kakak panitia, dan ibu bapak yang berjalan kaki ke gerbang utama komplek Panjibuwono City.
Perjalanan pun dilanjut hingga kembali lagi ke lokasi start, dan dilanjutkan dengan aneka lomba mulai dari lomba anak seperti memasukan bendera ke botol, makan kerupuk, tarik koin, balap karung dan berjalan membawa gundu.
Hingga saat ini lomba masih berlangsung sampai menjelang duhur, dan akan dilanjutkan kembali sore nanti dengan lomba untuk orangtua seperti main bola pakai daster, memasukan benang ke dalam jarum dan lomba suami menggendong istri.
Dari semua rangkaian acara HUTÂ Kemerdekaan yang diadakan di tiap Rukun Tetangga, setiap warga pastinya bersuka cita menyambutnya, dan berharap Indonesia tidak akan lagi diterpa pandemi, semoga Indonesia Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Merdeka Indonesiaku!




