GUNUNG KIDUL – Tim PRB DMC Dompet Dhuafa merespon kebutuhan air bersih di Dusun Gagan RT 03/RW 05, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul.
Bantuan disalurkan melalui program ‘Air Untuk Kehidupan’ dengan menggulirkan instalasi sumur bor air, Jum’at (26/2/2021).
“Tidak sedikit warga Dusun Gagan yang harus menjual hewan ternaknya agar bisa membeli air bersih layak minum,” aku Ahmad Lukman, Manager Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Disaster Management Centre (DMC) Dompet Dhuafa.
Meski pada trimester awal tahun 2021 ini hujan deras turun di sebagian besar wilayah Indonesia hingga menyebabkan banjir, tetapi di daerah Kabupaten Gunung Kidul terdapat kisah berbeda. Ya, salah satu wilayah Yogyakarta itu malah mengalami kekeringan yang cukup berkepanjangan.
Warga di Dusun Gagan RT 03/RW 05, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul, harus mengalami sulitnya air bersih pada setiap musim kemarau panjang. Dampaknya, warga terpaksa membeli air bersih selama masa kekeringan dari mobil tangki air dengan kisaran harga Rp150.000,- hingga Rp250.000,- setiap harinya.
“Warga mengaku, telah berinisiatif untuk membuat sumur bor air. Tetapi keterbatasan biaya menjadi kendala, pun ketiadaan mesin juga pipanisasi yang menyalurkan air ke rumah-rumah warga,” sebut Lukman.
Selain instalasi sumur bor air, Tim PRB DMC turut menggelar diskusi serta berbagi edukasi dengan para warga Dusun Gagan. Kebahagiaan warga juga terpancar ketika tahu bahwa harapan mereka kini kian nyata. Dengan adanya intervensi tersebut, diharapkan amanah tangan-tangan para donatur tetap dapat menyambung nafas para penerima manfaatnya seperti salah satu situasi masyarakat yang mengalami kekeringan di wilayah lain.
“Alhamdulillah, betapa pentingnya air bersih. Mungkin kita di perkotaan masih mudah untuk mendapatkan air. Masak dan mandi masih ada air. Bayangkan kalau tidak ada air disaat kita benar-benar sedang membutuhkan,” tambah Lukman, dilansir dompetdhuafa.org.





