MEKSIKO – Aksi unjuk rasa dilakukan ribuan rakyat Meksiko untuk menantang kebijakan Presiden Amerika Serikat yang ingin membangun tembok perbatasan diantara kedua negara tersebut.
Aksi unjuk rasa dilakukan dengan membuat “dinding manusia” dimana ribuan orang membentuk barisan seperti pagar dan membawa bunga di perbatasan negara mereka dengan Amerika Serikat.
Protes diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan kelompok advokasi Meksiko, bersama-sama orang-orang rakyat, termasuk politisi, pemimpin sosial dan mahasiswa ke kota perbatasan Ciudad Juarez, yang sudah dipisahkan oleh pagar yang luas dari Amerika.
“Dinding pembatas adalah salah satu ide terburuk,” kata Carolina Solis, seorang mahasiswa 31 tahun. “Ini tidak akan menghentikan apa pun bagi para migran” tambahnya, seperti diberitakan AFP.
“Ini hanya simbol kebencian Donald Trump, rasisme presiden.” tegasnya.
Di bawah pengawasan ketat dari petugas Patroli Perbatasan AS, pengunjuk rasa, diantara mereka hadir pulaWalikota El Paso, Oscar Leeser, membentuk tembok manusia dari panjangnya hampir 1,5 kilometer.





