LEBAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, mencatat sedikitnya 1.202 rumah warga di daerah itu terendam banjir akibat curah hujan tinggi sepanjang Senin (2/12) sore hingga Selasa siang.
“Sebelumnya, 235 rumah yang terdampak banjir, namun kini bertambah menjadi 1.202 rumah,” kata Kepala Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Febby Pratama Rizky di Lebak, Selasa.
Bencana banjir dan longsor di Kabupaten Lebak terjadi di sejumlah kecamatan, antara lain Kecamatan Cibadak , Rangkasbitung, Cipanas, Cimarga, Gunungkencana, Cijaku, Wanasalam, Malingping, Bayah, Panggarangan, Cirinten, Cigemblong,Cijaku, Sajira, Bojongmanik, dan Leuwidamar.
Diperkirakan banjir dan longsor di daerah itu meluas, karena curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terjadi. Selain rumah warga yang terendam banjir, juga terjadi tanah longsor di ruas jalan dan jembatan terputus serta pohon tumbang.
Karena itu, pihaknya menerjunkan tim rescue dari BPBD Lebak dan relawan kecamatan untuk melakukan upaya pertolongan, juga pendataan serta menyalurkan bantuan bahan pokok ke lokasi – lokasi yang dilanda banjir.
“Kami berharap masyarakat yang dilanda bencana alam agar meningkatkan kewaspadaan guna mengurangi risiko kebencanaan, terlebih curah hujan tinggi,” katanya.





