Ribuan Warga Tanah Laut Kalsel Terdampak Banjir

Banjir besar di Kalsel, dicurigai akibat eksploitasi sumber daya alam.

TANAH LAUT – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 1.312 jiwa dari 428 KK terdampak banjir di Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut mencatat, wilayah yang terdampak banjir meliputi tiga desa di tiga kecamatan,” ujar Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Dia merinci, banjir melanda Desa Batu Tungku di Kecamatan Panyipatan, Desa Ambungan di Kecamatan Pelaihari dan Desa Ranggang di Kecamatan Takisung.

“Atas peristiwa itu sebanyak 412 unit rumah milik warga terendam banjir,” ujar Abdul, seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan belum ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa. Kerugian yang ditimbulkan atas peristiwa itu masih dalam pendataan lebih lanjut.

Sebagai upaya percepatan penanganan banjir itu, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Tanah Laut, TNI, Polri, lintas instansi terkait, masyarakat dan relawan telah berada di lokasi guna melakukan kaji cepat, monitoring, pendataan lebih lanjut, mendirikan dapur umum serta membantu evakuasi warga serta memastikan keselamatan mereka.

Informasi prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir atau kilat masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Tanah Laut hingga Kamis (10/3).