Belasan Juta Anak Yaman Butuh Bantuan Kemanusiaan untuk Selamatkan Nyawa

11,9 juta penduduk Yaman terancam mati kelaparan, 5,2 juta anak-anak akibat perang sejak 2015 antara Houthi dukungan Iran dan rezim Mansour Hadi dukungan Arab Saudi dan UEA. Korban tewas 10.000 orang.

YAMAN – Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) mengatakan hampir 21 juta orang di Yaman yang dilanda perang, atau hampir 70 persen dari total populasi negara itu, membutuhkan bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan nyawa.

“Ini mencakup 11,3 juta anak atau hampir 80 persen anak-anak,” kata UNICEF dalam unggahannya di Twitter, Senin.

UNICEF menambahkan, sebagaimana dikutip Antara dari Xinhua, hampir 400.000 anak berusia di bawah lima tahun terperosok dari kondisi malnutrisi akut ke kondisi malnutrisi akut berat.

Yaman terjebak dalam perang sipil sejak akhir 2014, ketika milisi Houthi yang didukung Iran merebut kekuasaan atas beberapa provinsi di wilayah utara dan memaksa pemerintah Yaman pimpinan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang didukung Arab Saudi angkat kaki dari ibu kota negara itu, Sana’a.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tengah berupaya mengakhiri perang sipil yang telah berlangsung selama tujuh tahun dan menewaskan puluhan ribu orang.

Perang tersebut membuat empat juta orang terpaksa mengungsi serta menyeret negara tersebut ke jurang kelaparan.