Rokok Jadi Sebab Tertinggi Kasus TBC

0
112
Ilustrasi

JAKARTA – Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Imran Pambudi mengatakan rokok adalah salah satu masalah yang harus diatas karena penyumbang tertinggi untuk kasus TBC di Indonesia.

“Paling tinggi adalah rokok, yang kedua adalah masalah gizi, ketiga adalah HIV, keempat adalah diabetes, dan yang terakhir adalah alkohol,” ujarnya di Jakarta, Kamis.

Imran menjelaskan bahwa tuberkulosis bukanlah penyakit yang berdiri sendiri, sehingga kelima hal tersebut perlu diselesaikan. Dia mengatakan bahwa menurut penelitian, merokok berkontribusi sekitar 20 persen dari kasus tuberkulosis. Apabila masalah tentang rokok diselesaikan, maka sekitar 20 persen kasus TB dapat ditangani.

“Saya juga tadi sempat research kecil-kecilan, jadi Indonesia itu ternyata 76 persen lelaki di Indonesia itu smoker. Itu paling top di Asia, 76 persen. Dan dari hasil, tadi saya juga baca bahwa pengeluaran untuk rokok itu nomor dua setelah makan,” Imran menambahkan.

“Jadi setiap bulan, per kapita itu ada pengeluaran untuk rokok sekitar 76.500. Jadi makan, kedua rokok. Yang lainnya itu pendidikan, kesehatan itu sisanya,” katanya, dilansir Antara.

Oleh karena itu, katanya, dia mengingatkan semuanya untuk memperhatikan isu tersebut guna memberantas TB secara lebih baik.

Advertisement div class="td-visible-desktop">

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here