Rusia: Ancam Penerbangan Sipil, Serangan Israel Langgar Kedaulatan Suriah

Ilustrasi Rudal Israel hantam dekat lokasi bandara di Damaskus/ AFP

MOSKOW – Rusia menuduh Israel melanggar kedaulatan Suriah dan mengancam dua penerbangan sipil setelah pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara di Damaskus pada Selasa (25/12/2018).

“Kami sangat prihatin dengan serangan-serangan itu dan bagaimana serangan itu dilakukan. Ini merupakan pelanggaran berat terhadap kedaulatan Suriah,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia, Rabu (26/12/2018).

Media pemerintah Suriah mengatakan pertahanan udara negara itu mencegat rudal Israel di dekat Damaskus, sementara Israel mengatakan melindungi diri dari tembakan anti-pesawat.

“Sebuah sistem pertahanan udara [militer Israel] diaktifkan sebagai tanggapan terhadap rudal anti-pesawat yang diluncurkan dari Suriah,” kata akun Twitter resmi tentara Israel.

Moskow juga mengatakan serangan Israel membahayakan dua pesawat penumpang.

“Tindakan provokatif angkatan udara Israel secara langsung mengancam dua pesawat,” kata jurubicara kementerian pertahanan Rusia Igor Konashenkov, dikutip Aljazeera.

Dia mengatakan serangan dari wilayah Libanon itu terjadi ketika “dua pesawat, bukan dari Rusia, bersiap mendarat di bandara Beirut dan Damaskus”.

Dia mengatakan pembatasan diberlakukan pada penggunaan sistem pertahanan udara pasukan pemerintah Suriah “untuk mencegah tragedi”. Salah satu pesawat dialihkan ke pangkalan udara Rusia di Suriah.

Kementerian pertahanan Rusia mengatakan, tiga tentara Suriah terluka dalam serangan yang menyebabkan pesawat-pesawat tempur Israel menjatuhkan 16 bom.

Dari jumlah tersebut, 14 dihancurkan oleh sistem pertahanan Suriah.

Advertisement